Reversal #1

Aku duduk sendiri
Entah di dalam sunyi atau sepi
Ingin kuhayati
Segala yang terbesit di hati
Sembari memandang bintang
Di malam
Ketika tetesan embun jatuh
Di antara resah gelisah
Mendera di antara pori-pori
Meresap ke dalam kulit
Hingga terasa ke dalam jiwa

Memendam rasa
Semacam kepedihan
Yang tak akan terungkap oleh kata
Yang tak mampu mata memandang
Gelap karena pemadaman PLN
Kurasa jengkel

Kuhisap sebatang kretek
Kuteguk segelas kopi
Diam aku tak berkata apa
Seperti menanti sesuatu akan tiba
Yang telah lama kuharap ia akan datang
Tiba-tiba adalah hal keadaan yang kunginkan

Tak usah kau peduli
Dengan aku yang terserah mau apa
Biarkan aku berlari di dalam diri
Untuk mencapai kedalaman hati
Dan tetap kudiam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s